Setelah
sekian tahun lamanya, aku baru tahu jika nama anggrekku ini adalah
Anggrek Kuku macan (Aerides odorota Lour., Fl. Cochinch). Anggrek ini
aku dapat dari teman SDku dan dulu banyak di jumpai di tempat tinggalku.
Tapi sayang anggrek ini sekarang hanya ada beberapa orang yang
mempunyainya...
Dulu nasib anggrek iki
tragis dan tak terawat. Dulu Ibu menempelkannya di pohon kelapa dan
jarang sekali di siram. Kemudian karena pohon kelapanya mati karena di
makan rayap, akhirnya anggrek ini di pindahkan ke pohon jarak merah yang
tingginya kira-kira setengah meter. Namun karena anak SD di dekat rumah
usil terhadap tanaman dirumah akhirnya di pindahkan lagi di pot yang
berisi sabut kelapa dan di gantung. Di sana perkembangan anggrek cukup
baik karena sering di siram olehku. Dan karena akar anggrek yang
menjuntai kemana-mana akhirnya anggrek ini di pindahkan ke pohon
kelengkeng peninggalan almarhum kakek. Dan dari situlah anggrekku
berkembang sangat pesat. Dulu sewaktu dalam pot anggrek kuku macan ini
hanya berkembang 3-sampai 6 tangkai tetapi setelah di pindahkan setahun
kemudian berbunga menjadi 12-20 tangkai. Dan tahun kemarin anggrek ini
berbunga lebih dari 30 tangkai. :D
Penamaan
Odorata sendiri berasal dari bahasa inggris "Odor" yang artinya bau.
Yups, anggrek kuku macan memiliki bau yang khas, yang membuat pikiran
menjadi rilex dan tenang (menurut aku sendiri sih hehehe). Aku paling
suka berada di sekitar pohon kelengkeng saat angin sepoi-sepoi datang.
Baunya yang harum terkadang membuatku mengantuk. Tapi aku suka :D
Anggrek
ini juga memiliki karakter tahan akan musim kemarau, terbukti dia masih
kuat aja sekalipun aku tidak menyiraminya berminggu (Saat di pohon
kelapa banyak ulat pohon alpukat jadi aku nggak berani menyiraminya)
Terima kasih buat grup di facebook " Ayo Berkebun everybody can Grow Plants" Yang telah memberi tahuku nama anggrek ini :D
Referensi : http://www.krpurwodadi.lipi.go.id/index.php?pages=koleksi&sk=koleksidetail&id_koleksi=33